Pompa Mekanis Kemungkinan Pengganti Transplantasi Jantung

Penyakit jantung adalah penyebab utama kematian dan kecacatan di Amerika Serikat. Sementara perawatan memang ada untuk pencegahan kerusakan jantung lebih lanjut, ada satu titik di mana satu-satunya pilihan yang tersisa adalah untuk pasien penyakit kardiovaskular untuk menerima transplantasi jantung. Namun, organ vital ini tidak hanya tumbuh di pohon, dan seringkali ada kekurangan jantung yang disumbangkan untuk transplantasi. Tapi mungkin penggunaan pompa jantung mekanis bisa mengatasi kebutuhan ini-mereka bisa menjadi alat untuk memungkinkan pasien memulihkan kesehatan mereka. Obat Jantung Bocor

Inilah yang dikatakan oleh penulis utama Dr. Djordje Jakovljevic. Dia dan tim peneliti meneliti efek pompa jantung mekanis, yang dikenal sebagai alat bantu ventrikel kiri (LVAD), untuk menilai apakah alat ini dapat digunakan sebagai pilihan pengobatan jangka panjang.

Pompa mekanis adalah perangkat yang digunakan untuk mendukung orang dengan gagal jantung berat saat mereka menunggu transplantasi jantung. Mereka memerlukan ahli bedah untuk menanamkan pompa mekanis yang dioperasikan dengan baterai di jantung yang membantu menjaga ruang pemompaan – ventrikel kiri.

“Kami berbicara tentang perangkat ini sebagai jembatan untuk transplantasi, sesuatu yang dapat membuat pasien tetap hidup sampai ada kalanya tersedia untuk transplantasi. Namun, kami tahu bahwa kadang-kadang pasien pulih sedemikian rupa sehingga mereka tidak lagi memerlukan transplantasi jantung, “Dr. Jakovljevic mengatakan.

Studi yang dimaksud terdiri dari uji klinis dimana 58 pria dengan gagal jantung diuji untuk tingkat kebugaran jantung mereka. Enam belas orang itu dilengkapi dengan pompa jantung mekanis dan kemudian disingkirkan karena tingkat pemulihannya. Selanjutnya, 18 pria masih memiliki pompa jantung mekanik dan 24 pria sedang menunggu transplantasi jantung. Rata-rata, pasien memiliki alat yang dipasang 396 hari sebelum dilepas, bervariasi dari 22 sampai 638 hari.

Pasien dalam penelitian ini dibandingkan dengan 97 pria sehat tanpa penyakit jantung yang diketahui. Semua pria diuji menggunakan tes treadmill dengan masker untuk memantau penggunaan oksigen dan kemampuan memompa jantung. Para periset melaporkan bahwa 38 persen orang cukup pulih sehingga perangkat bisa dilepas, menunjukkan fungsi jantung yang setara dengan individu sehat pada usia yang sama.

“Untuk pertama kalinya, apa yang telah kami tunjukkan adalah bahwa fungsi jantung dipulihkan pada beberapa pasien – sejauh mereka sama seperti seseorang yang sehat yang tidak pernah memiliki penyakit jantung. Akibatnya, perangkat ini bisa menjadi jembatan pemulihan penuh pada beberapa pasien, “kata Dr. Jakovljevic. “Kita dapat menganggap pompa ini sebagai alat yang dapat menyebabkan pemulihan pasien, dan bukan sebagai alat yang membuat orang tetap hidup sampai transplantasi jantung tersedia”

Hasil penelitian ini akan memicu penelitian yang terus berlanjut untuk Dr. Jakovljevic dan timnya, yang ingin mengidentifikasi tanda pemulihan jantung awal pada pasien yang dilengkapi dengan pompa jantung mekanis. Mereka berharap agar spidol ini memberi tahu para profesional kesehatan untuk membuat keputusan yang tepat mengenai pasien mana yang akan merespons dengan baik penggunaan pompa jantung mekanis untuk gagal jantung stadium akhir. Obat Jantung Bocor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *